Beranda Berita Karhutla di Balocci Pangkep Meluas, Tim Gabungan Padamkan Empat Titik di Tengah...

Karhutla di Balocci Pangkep Meluas, Tim Gabungan Padamkan Empat Titik di Tengah Medan Berbahaya

54
0

Pangkep,Buletin-News.com– Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda sejumlah titik di Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, sejak 11 Oktober 2026. Hingga Minggu (18/10/2026), penyebab pasti kebakaran tersebut belum diketahui.

Kebakaran dilaporkan tersebar di sejumlah wilayah, meliputi Kassi, Tonasa, Balocci Baru, dan Balleangin. Api bahkan disebut sempat meluas hingga ke area belakang gereja di Kelurahan Tonasa I.

Lurah Kassi, Andi Cenrara, mengungkapkan bahwa kebakaran yang terjadi di wilayahnya telah berlangsung selama sekitar sepekan. Tim gabungan terus berupaya melakukan pemadaman di sejumlah titik dengan menghadapi kondisi medan yang cukup berat.

“Kalau diperhatikan, kebakarannya meluas sampai di belakang gereja Kelurahan Tonasa I. Yang kita lihat saat magrib kemarin, titik awalnya di belakang KDKMP Kelurahan Kassi, kemudian melebar ke belakang,” ujar Andi Cenrara saat dihubungi melalui pesan WhatsApp.

Empat Titik Berhasil Ditangani

Menurut Andi Cenrara, tim gabungan berhasil menangani empat titik kebakaran setelah melakukan upaya pemadaman sejak pagi hingga malam hari. Penanganan melibatkan berbagai unsur, di antaranya petugas pemadam kebakaran, Manggala Agni, pihak Taman Nasional, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), relawan, personel TNI-Polri, serta pemerintah kecamatan.

“Sudah seminggu wilayah kami mengalami karhutla di beberapa titik lokasi berbeda. Teman-teman dari tim pemadam, Manggala Agni, Taman Nasional, BPBD, relawan, personel Koramil, Polsek, dan pemerintah kecamatan mengupayakan segala sesuatu sesuai dengan SOP,” ungkapnya.

Meski sejumlah titik telah ditangani, kondisi medan menjadi salah satu tantangan utama bagi petugas dalam melanjutkan proses pemadaman dan pengawasan di sekitar lokasi kebakaran.

Medan Terjal Membahayakan Petugas

Andi Cenrara juga menyoroti adanya lokasi kebakaran yang berada di dekat tebing tinggi dengan material yang berpotensi pecah dan menggelinding ke bagian bawah. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap keselamatan petugas maupun masyarakat di sekitar lokasi.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan melalui WhatsApp, tim gabungan telah melakukan proses pendinginan di area bawah tebing sebelum meninggalkan lokasi karena mempertimbangkan potensi bahaya dari material di bagian atas.

“Struktur material di atas rawan pecah dan jatuh menggelinding, membahayakan masyarakat dan tim pemadam. Tebingnya tinggi,” demikian keterangan yang disampaikan Andi Cenrara.

Lokasi kebakaran tersebut berada di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bulusaraung dan secara administratif masuk wilayah Kelurahan Kassi, Kecamatan Balocci. Andi Cenrara menyebutkan bahwa pada malam sebelumnya kawasan itu turut dijaga oleh petugas KPH.

“Semalamji itu, Pak, dijagai sama teman-teman dari KPH,” ujarnya.

Penyebab Kebakaran Masih Belum Diketahui

Kebakaran yang terjadi di sejumlah titik tersebut turut menjadi perhatian warga setempat. Sejumlah warga mengaku belum pernah menyaksikan kejadian serupa sebelumnya.

Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kebakaran, luas lahan yang terbakar, total kerugian, serta dampaknya terhadap kawasan hutan belum dapat dipastikan berdasarkan informasi yang tersedia.

Pemerintah setempat bersama tim gabungan masih melakukan penanganan dan pemantauan dengan memperhatikan prosedur operasional standar (SOP), kondisi medan, serta potensi bahaya di sekitar lokasi kebakaran.

Upaya penanganan diharapkan dapat terus dilakukan secara terkoordinasi dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas dan masyarakat, terutama di kawasan yang memiliki medan terjal dan berisiko.Penyebab Kebakaran Belum Dapat Disimpulkan

Hingga saat ini, penyebab kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, belum dapat disimpulkan. Belum ada keterangan resmi yang memastikan apakah kebakaran tersebut terjadi akibat faktor alam, kelalaian manusia, atau faktor lainnya. Karena itu, penyebab kebakaran masih perlu ditelusuri dan dipastikan melalui pemeriksaan oleh pihak berwenang.

Semua pihak diharapkan tidak berspekulasi mengenai penyebab kejadian sebelum ada hasil pemeriksaan dan keterangan resmi dari instansi terkait.

Laporan: Ilham Buletin-news.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here