Takalar, Buletin-news.com || Warga Dusun Manjalling, Desa Boddia, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, menyampaikan kekhawatiran yang semakin mendesak terkait kondisi jaringan listrik di lingkungan mereka. Sejumlah tiang penyangga kabel listrik di wilayah tersebut masih menggunakan bahan bambu yang sudah tua dan rapuh, dinilai sangat rawan rubuh serta berisiko tinggi memicu kebakaran sewaktu-waktu.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku telah menyampaikan masalah ini kepada Pemerintah Desa Boddia, khususnya kepada Kepala Dusun Manjalling, serta ke PLN Cabang Galesong. Namun sayangnya, hingga saat ini rabu (21/10/2026) belum ada tindak lanjut maupun penanganan dari pihak terkait.
“Saya sudah sampaikan ke pemerintah desa Boddia, khususnya Kadus Manjalling, perihal pertemuan arus listrik yang tiangnya hanya dari bambu. Saya sangat berharap agar kiranya PLN Kabupaten Takalar segera memberikan tiang listrik yang layak, agar kami terhindar dari bahaya kebakaran,” ungkap warga tersebut.
Kekhawatiran warga bukan tanpa alasan. Tiang bambu yang menopang kabel listrik tersebut dikhawatirkan dapat rubuh kapan saja, terlebih saat cuaca buruk atau angin kencang. Jika hal itu terjadi, pertemuan arus listrik yang terlepas atau bergesekan berpotensi memicu percikan api yang dengan cepat dapat meluas dan menimbulkan kebakaran di kawasan pemukiman warga.
“Kami sangat khawatir. Kalau tiang ini rubuh, kemungkinan besar akan terjadi kebakaran. Semoga PLN Kabupaten Takalar segera menindaklanjuti dan mengganti tiang bambu ini dengan tiang yang layak dan aman, sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.
Di tempat terpisah, salah seorang warga yang berprofesi sebagai nelayan juga menyampaikan harapan yang sama. Ia memohon agar pihak PLN segera bertindak cepat menangani dan mengganti tiang bambu tersebut, mengingat risiko bahaya yang mengancam keselamatan warga di sekitarnya.
Warga Dusun Manjalling pada akhirnya berharap pihak PLN Kabupaten Takalar segera meninjau langsung lokasi tersebut dan mengganti tiang bambu dengan tiang yang memenuhi standar keamanan, demi keselamatan dan ketenangan seluruh warga.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak PLN Kabupaten Takalar maupun Pemerintah Desa Boddia belum dapat ditemui untuk memberikan tanggapan terkait permasalahan ini.
Laporan:Hamzah






















