Beranda Berita Nasional 20 Tahun Kehilangan Kaki, Iskandar di Tegal Berharap Bantuan Kaki Palsu dari...

20 Tahun Kehilangan Kaki, Iskandar di Tegal Berharap Bantuan Kaki Palsu dari Pemkab

17
0

Tegal, Buletin-news.com – Sudah hampir dua dekade lamanya Iskandar, warga Desa Brekat, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, menjalani hidup dengan keterbatasan setelah kaki kanannya diamputasi akibat kecelakaan.

 

Pria yang tinggal di RT 06/RW 02, Dukuh Kubang itu kini hanya mengandalkan satu kaki (kiri) untuk beraktivitas sehari-hari. Kondisi tersebut membuatnya kesulitan bekerja dan memenuhi kebutuhan hidup.

Saat ditemui tim media pada Selasa (28/04/2026), Iskandar mengaku selama ini telah berupaya mencari pengobatan, namun keterbatasan biaya menjadi kendala utama.

“Sudah lama cacat, banyak yang sudah saya lakukan, tapi tidak maksimal karena keterbatasan biaya,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya pernah mengajukan bantuan kaki palsu sekitar satu tahun lalu, namun hingga kini belum terealisasi.

“Saya sangat berharap ada bantuan dari Dinas Sosial. Saya tidak punya biaya untuk membuat kaki palsu sendiri,” tambahnya.

Menurut Iskandar, amputasi dilakukan sekitar 20 tahun lalu setelah mengalami kecelakaan. Saat itu, kondisi kakinya semakin memburuk hingga membusuk karena keterbatasan biaya pengobatan, sehingga dokter di rumah sakit di Solo menyarankan amputasi untuk mencegah infeksi yang lebih parah.

“Saya ikhlas dan pasrah. Tapi sekarang saya ingin bisa berjalan lagi, walaupun tidak 100 persen normal,” ungkapnya penuh harap.

Selama ini, Iskandar mengaku sempat merasa putus asa. Namun kini, semangatnya kembali tumbuh dengan harapan bisa mendapatkan bantuan kaki palsu agar dapat kembali beraktivitas.

Ia pun berharap Pemerintah Desa Brekat dapat membantu mengusulkan bantuan tersebut melalui Dinas Sosial Kabupaten Tegal.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tegal, Tri Guntoro, menyampaikan bahwa pihaknya akan berupaya membantu dan merealisasikan bantuan kaki palsu bagi Iskandar sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Kami akan berupaya melaksanakan kewajiban untuk membantu dan merealisasikan bantuan tersebut,” ujarnya saat ditemui di kantornya.

Iskandar kini hanya berharap uluran tangan pemerintah dapat segera terwujud, agar ia bisa kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih mandiri.

Lp. Slmat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here