Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang Buletin-news.com
— Minggu, 04 Januari 2026,Pertemuan Ketua Umum bersama seluruh Ketua DPC se-Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat yang berlangsung di Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang, Minggu (04/01/2026), bukan sekadar pertemuan formal organisasi.
Ini adalah konsolidasi ideologis, penyatuan garis komando, dan peneguhan tekad perlawanan terhadap segala bentuk ketidakadilan yang terus menindas rakyat.
Dari Kulo—tanah sederhana yang menjadi saksi denyut kehidupan rakyat kecil—menggema satu pesan kuat: organisasi ini tidak lahir untuk berkompromi dengan kezaliman, tetapi untuk melawannya.
Kehadiran para Ketua DPC dari berbagai penjuru Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat menandai kesadaran kolektif bahwa perjuangan tidak bisa dijalankan secara sporadis, melainkan harus terorganisir, terarah, dan berlandaskan ideologi pembelaan terhadap rakyat.
Dalam forum ini, Ketua Umum menegaskan bahwa kepemimpinan bukan jabatan kehormatan, melainkan mandat perjuangan.
Setiap Ketua DPC dituntut menjadi garda terdepan di wilayahnya masing-masing, berani bersuara ketika rakyat dizalimi, dan tegas menolak segala bentuk intervensi kekuasaan yang mencoba membungkam kebenaran. Organisasi harus berdiri tegak, independen, dan tidak tunduk pada tekanan siapa pun.
Diskusi berlangsung tajam dan jujur. Berbagai persoalan ketimpangan sosial, ketidakadilan hukum, dan lemahnya keberpihakan negara terhadap rakyat kecil mengemuka. Dari forum ini menguat satu kesepahaman: diam adalah pengkhianatan, dan perjuangan adalah kewajiban moral.
Bagi Kulo dan Kabupaten Sidrap, pertemuan ini bukan hanya kebanggaan, tetapi juga tanggung jawab sejarah. Kulo menjadi titik temu lahirnya semangat baru untuk memperkuat barisan, menyatukan langkah, dan menggerakkan basis perjuangan di akar rumput. Dari desa hingga kota, dari Sulsel hingga Sulbar, perjuangan harus hidup dan menyala.
Pertemuan ini menegaskan satu sikap tegas: organisasi akan terus berdiri di sisi rakyat, melawan ketidakadilan, dan menjaga marwah perjuangan tanpa tawar-menawar. Dari Kulo, suara perlawanan disatukan. Dari Kulo, perjuangan diteguhkan. Dari Kulo, rakyat harus dimenangkan.
Lp. Admin





















