Maros,Buletin-news.com — Kehadiran Perserikatan Journalist Siber Indonesia (PERJOSI) di Kabupaten Maros mendapat sambutan hangat dari Pemerintah Daerah. Wakil Bupati Maros, Andi Muetazim Mansyur, secara terbuka menyatakan komitmennya untuk menjalin sinergi dengan insan pers sebagai bagian dari pembangunan daerah yang transparan dan edukatif.
Kunjungan Ketua Umum PERJOSI, Salim Djati Mamma, bersama jajaran pengurus pusat dan daerah berlangsung dalam suasana akrab dan penuh keterbukaan, Kamis (23/4/2026). Turut hadir Ketua DPD PERJOSI Maros Bung Talla, Wakil Sekretaris II DPP PERJOSI Muh. Nur, serta Ketua DPD PERJOSI Makassar Heriyanto Cecep.
Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan antara pemerintah dan media, khususnya dalam menghadapi tantangan arus informasi di era digital yang semakin kompleks.
Wakil Bupati Maros menegaskan bahwa pihaknya membuka ruang seluas-luasnya bagi organisasi pers yang ingin berkontribusi secara konstruktif.
“Pemerintah Kabupaten Maros sangat terbuka. Kami berharap PERJOSI dapat menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang edukatif kepada masyarakat,” ujar Andi Muetazim.
Ia menekankan bahwa pers memiliki peran penting tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat serta penjaga transparansi.
Ketua Umum PERJOSI, Salim Djati Mamma, menyambut baik sikap terbuka tersebut. Ia menilai ini sebagai langkah maju dalam membangun hubungan yang sehat antara pers dan birokrasi.
“Kami sangat mengapresiasi keterbukaan ini. PERJOSI hadir bukan untuk menjadi oposisi, tetapi sebagai mitra pemerintah dalam menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional,” tegasnya.
Ia juga menegaskan bahwa kritik dari pers merupakan bagian dari upaya membangun, bukan menjatuhkan.
“Pers bukan musuh pemerintah. Kami adalah corong informasi publik yang bekerja untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPD PERJOSI Maros Bung Talla menyatakan kesiapan pihaknya untuk membawa organisasi menjadi lebih profesional dan berintegritas.
“Kami siap menjadikan PERJOSI Maros sebagai organisasi pers yang independen, profesional, dan bertanggung jawab. Dukungan pemerintah akan kami jawab dengan kinerja nyata,” ujarnya.
Wakil Ketua DPD PERJOSI Maros, Irwandi, turut menegaskan pentingnya menghadirkan informasi yang berkualitas di tengah masyarakat.
“Informasi yang baik akan melahirkan masyarakat yang cerdas. Di sinilah peran kami sebagai jurnalis, menyajikan berita yang cepat, akurat, dan mendidik,” katanya.
Pertemuan ini sekaligus menjadi langkah strategis untuk menghapus stigma negatif terhadap pers yang masih kerap terjadi. PERJOSI menegaskan pentingnya membangun hubungan tanpa sekat antara pemerintah dan media.
Di tengah derasnya arus informasi dan maraknya hoaks, keberadaan organisasi pers yang profesional menjadi semakin penting. PERJOSI diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga kualitas informasi publik.
Dengan semangat kolaborasi yang telah dibangun, hubungan antara pemerintah dan pers di Maros diyakini akan semakin kuat dan produktif ke depan.























