Tegal I Buletin-news.com – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Tegal menggelar Rapat PAC Diperluas di Gedung Mulya Damai, Rabu (11/2/2026). Agenda ini menjadi titik start strategis partai dalam mempersiapkan hajatan demokrasi organisasi di tiga tingkatan sekaligus: Musyawarah Anak Cabang (MUSANCAB), Musyawarah Ranting (MUSRAN), dan Musyawarah Anak Ranting (MUSANRAN).
Ketua PAC PDIP Kota Tegal, H. Edy Suripno, S.H., M.H., menegaskan bahwa musyawarah bukan sekadar ritual organisasi lima tahunan, melainkan napas demokrasi yang harus hidup hingga ke tingkat terbawah.
“Musyawarah adalah mahkamah tertinggi kader. Di sini kita evaluasi kinerja, lahirkan program baru, dan yang terpenting: regenerasi kepemimpinan yang sehat. Rapat ini kami gelar untuk memastikan tidak ada satupun ranting yang gagal paham soal teknis dan aturan main,” ujar Edy di hadapan jajaran pengurus ranting dan anak ranting.
Dalam rapat yang berlangsung dialogis tersebut, peserta tidak hanya disuguhi paparan teknis administratif—mulai dari persyaratan peserta, mekanisme sidang, hingga legitimasi hasil musyawarah—tetapi juga penguatan nilai-nilai ideologis. Soliditas kader dan prinsip musyawarah mufakat menjadi pesan utama yang terus digaungkan.

Salah satu perwakilan ranting, Yani, mengaku lega dengan adanya sosialisasi langsung dari jajaran PAC.
“Setelah ada rapat ini, kami jadi tahu persis langkah yang harus diambil. Ini bukan sekadar instruksi, tapi bimbingan penuh,” ungkapnya.
Rapat PAC Diperluas ini menjadi bukti bahwa PDIP Kota Tegal tidak ingin sekadar mengejar target administratif, melainkan membangun fondasi kepemimpinan yang kokoh dari akar rumput. Dengan suasana yang partisipatif dan penuh semangat konsolidasi, PAC PDIP Kota Tegal optimistis rangkaian musyawarah nantinya akan berjalan demokratis, tertib, dan bermartabat.
LP : Aan























