PASANGKAYU. Buletin-news.com – PT Astra Agro Lestari Tbk melalui anak usahanya di Area Celebes 1 kembali menggelar Celebes Education Festival 2026 dengan mengusung tema “Karya Raya, Kreasi Sulawesi”. Festival ini menjadi wadah apresiasi bagi karya pelajar, guru, serta masyarakat binaan perusahaan sekaligus memperkuat sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.
Wakil Ketua DPRD Sulawesi Barat, Dr. Haja Siti Soereda Soehardi, mengapresiasi penyelenggaraan festival yang dinilai selaras dengan kebutuhan pendidikan masa kini.
“Saya sangat mengapresiasi hadirnya berbagai kegiatan yang mendorong literasi digital, pengembangan kreativitas pelajar, pemberdayaan perempuan, penguatan UMKM, serta edukasi lingkungan. Ini merupakan bekal penting untuk mempersiapkan generasi Sulawesi Barat yang cerdas, tangguh, inovatif, dan memiliki kepedulian sosial,” ujarnya.
Menurutnya, pendidikan saat ini tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga membentuk kemampuan beradaptasi, berpikir kreatif, memanfaatkan teknologi, peduli terhadap lingkungan, serta mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat.
Ia juga mengajak para pelajar untuk terus belajar dan berani menghadapi tantangan demi meraih masa depan yang lebih baik.
“Mari jadikan Celebes Education Festival 2026 sebagai momentum membangun semangat baru, memperkuat kolaborasi, dan bersama-sama menciptakan Sulawesi Barat yang lebih maju, cerdas, dan berdaya saing,” tambahnya.
Sementara itu, Manajemen PT Letawa, Rendy H. Prabowo, menjelaskan bahwa Celebes Education Festival merupakan penyelenggaraan kedua yang bertujuan mengapresiasi karya siswa, guru, serta dunia pendidikan di wilayah lingkar perkebunan kelapa sawit.
“Tahun ini kami mengangkat tema Karya Raya, Kreasi Sulawesi dengan menampilkan karya dan kreasi siswa, guru, serta masyarakat lingkar sawit melalui UMKM binaan,” katanya.
Rendy mengungkapkan, Astra Agro Lestari Area Sulawesi saat ini membina 145 sekolah eksternal dan 14 sekolah internal. Festival tersebut juga menjadi implementasi empat pilar tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lingkungan.
Pada sektor pendidikan, perusahaan menghadirkan apresiasi karya siswa serta pelatihan bagi guru. Di bidang kesehatan, dilaksanakan pelatihan pemberdayaan perempuan bagi kader kesehatan, Perempuan Astra, dan anggota PKK. Sementara itu, sektor ekonomi diwujudkan melalui festival UMKM binaan, sedangkan sektor lingkungan menghadirkan kampanye pemanfaatan limbah sawit melalui pembuatan gantungan kunci yang melibatkan sekitar 1.000 siswa.
Mewakili Gubernur Sulawesi Barat, Asisten II Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Rachmad Mustofa, menilai festival ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi pemerintah dan dunia usaha untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pembangunan daerah. Kolaborasi bersama dunia usaha melalui program pemberdayaan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan generasi masa depan yang berkualitas,” ujarnya.
Ia menambahkan, penguatan empat pilar pembangunan—pendidikan, UMKM, lingkungan, dan pemberdayaan perempuan—harus dilakukan secara terpadu agar memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Apresiasi juga datang dari Pemerintah Kabupaten Pasangkayu. Sekretaris Daerah Kabupaten Pasangkayu, Muh Zain Machmoed, menyampaikan terima kasih kepada PT Astra Agro Lestari atas komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan sekaligus pengembangan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM.
Menurutnya, penyelenggaraan festival yang memasuki tahun kedua ini membuktikan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pendidikan, tetapi juga penguatan ekonomi masyarakat melalui usaha mikro, kecil, dan menengah.
“Festival ini melibatkan para pelajar dan UMKM binaan. Ini menunjukkan bahwa pembangunan daerah berjalan seiring antara peningkatan kualitas pendidikan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” katanya.
Melalui Celebes Education Festival 2026, PT Astra Agro Lestari bersama pemerintah dan para pemangku kepentingan berharap dapat terus menumbuhkan semangat belajar, berkarya, berinovasi, serta memperkuat kolaborasi demi melahirkan generasi Sulawesi Barat yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Lp. Hendrik























