Beranda Berita Nasional Ribuan Warga Antusias Hadiri Tradisi Ratiban Di Telaga Ranjeng 

Ribuan Warga Antusias Hadiri Tradisi Ratiban Di Telaga Ranjeng 

9
0

Brebes, Jateng. Buletin-news.comDesa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes Jawa Tengah, kembali menggelar Tradisi sedekah bumi “Ratiban” , pada Rabu (17/6/2026). di kawasan wisata Telaga Ranjeng

Rangkaian acara diawali pawai tumpeng dan gunungan hasil pertanian , dari Balai Desa di arak menuju telaga . Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi , nampak ribuan warga hadir , semua ikut mengiringi pawai dengan mengenakan pakaian adat.

Hasil panen warga diarak sebelum prosesi doa bersama dan pemberian pakan ikan di telaga, sebagai ungkapan syukur kepada sang pencipta atas hasil bumi dan anugerah alam.

Acara tersebut di hadiri oleh Wakil Bupati Brebes, Wurja dan di hadiri juga oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Kominfo dan Statistik, Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta unsur Forkopimcam Paguyangan.

Wakil Bupati mengapresiasi kerukunan warga Pandansari dalam menjaga tradisi .

” Ratiban tak hanya sebagai wujud syukur semata , namun dapat mempererat kebersamaan dan memperkaya budaya daerah ” terang Wurja .

Lebih lanjut dirinya mengajak warga untuk terus menjaga kelestarian Telaga Ranjeng . sehingga ekosistem serta lingkungan yang asri ini bisa di nikmati generasi penerus di masa yang akan datang .

” Harapannya Ratiban tidak hanya jadi seremonial, tapi juga menggerakkan ekonomi wisata dan UMKM desa. Telaga Ranjeng harus jadi destinasi budaya yang hidup,” imbuhnya .

Sementara itu menurut Kepala Desa Pandansari , Irwan Susanto , dirinya sangat bersyukur karena acara ini berjalan dengan lancar , berkat gotong royong dan parisipasi warga, petani, hingga karang taruna . Tradisi ini dikemas lebih modern tanpa meninggalkan nilai budaya yang diwariskan para pendahulu.

” Ratiban merupakan warisan leluhur berupa kenduri tumpeng dan doa bersama , yang terkandung nilai nilai luhur dan menjadi kearifan lokal di desa ini ” kata Kepala Desa .

Usai prosesi larung tumpeng, warga berebut gunungan sebagai simbol keberkahan berkah.

LP : Team Liputan Jateng

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here