Brebes, Jawa Tengah | Buletin-News.com – Sebuah truk bermuatan pasir menabrak rumah milik Amin, warga Desa Tegal Munding, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Senin malam 15 Juni 2026 –
Menurut keterangan Amin, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB saat truk yang dikemudikan oleh D sedang membawa muatan pasir untuk dikirim kepada pembeli. Ketika melintasi jalan menanjak, truk diduga tidak kuat menanjak. Pada saat bersamaan, as roda kendaraan mengalami patah dan sistem pengereman tidak berfungsi sehingga kendaraan berjalan mundur tanpa kendali.
“Sopir khawatir karena di belakang truk terdapat pengendara sepeda motor. Untuk menghindari korban yang lebih besar, truk kemudian dibanting ke samping. Namun bagian belakang kendaraan justru menabrak rumah saya,” ujar Amin.
Akibat benturan keras tersebut, sebagian bangunan rumah mengalami kerusakan parah. Selain itu, sejumlah barang dagangan berupa etalase dan perlengkapan lainnya juga hancur dan pecah. Saat kejadian, Amin yang berada di dalam rumah mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, sopir truk, D, mengaku menyesali kejadian tersebut dan menyampaikan permohonan maaf kepada korban beserta keluarganya.
“Saya siap bertanggung jawab atas kejadian ini. Saya mohon maaf kepada Pak Amin dan keluarga. Ini musibah yang tidak saya inginkan,” ungkapnya.
Melalui musyawarah yang difasilitasi warga dan perangkat RT setempat, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan. Pihak korban meminta agar rumah yang rusak diperbaiki seperti semula serta seluruh barang yang rusak diganti.
“Saya hanya meminta rumah saya diperbaiki kembali seperti sediakala dan barang-barang yang rusak diganti,” kata Amin.
Warga dan Ketua RT setempat juga berharap biaya pengobatan serta perawatan medis korban dapat menjadi tanggung jawab pihak sopir sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kejadian tersebut.
Beruntung, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan kondisi kendaraan, terutama pada sistem pengereman dan komponen utama kendaraan angkutan sebelum digunakan untuk mengangkut muatan berat.
Tim Wilayah Jawa Tengah























