Beranda Berita Nasional Muhammad Alif Seypa Pratama dan Ahmad Dg Tarang Lengkapi Kesucian Ied Adha...

Muhammad Alif Seypa Pratama dan Ahmad Dg Tarang Lengkapi Kesucian Ied Adha di mesjid Bontobila

26
0

Gowa, Buletin-news.com Suara lantang dan sangat merdu mengema memenuhi seluruh mesjid Allihlas Bontobila pada Selasa, 27 Mei 2026 bertepatan dengan 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah.

Dengan semangat ratusan umat muslim yang telah memadati lokasi sejak pagi hari, tampak terhanyut dan terkesima mendengar lantunan ayat suci Al-Qur’an serta bacaan sholat Ied Adha yang dibawakan oleh Imam terpilih, Muhammad Alif Seypa Pratama.

Kehadirannya kali ini bukan sekadar memimpin ibadah, melainkan menjadi anugerah tersendiri yang menambah kekhusyukan suasana hari raya pengorbanan tersebut.

Muhammad Alif Seypa Pratama, dengan kualitas suara dan kemampuan tilawah yang luar biasa, berhasil memukau jamaah yang hadir. Setiap potongan ayat yang dilantunkannya terdengar jelas, indah, dan penuh penghayatan, seolah menyampaikan pesan kedamaian dan keagungan ajaran Allah SWT.

Bagi masyarakat setempat, kehadiran sosok dengan kualitas suara seindah ini untuk memimpin sholat Ied bukanlah hal yang biasa, melainkan sebuah kehormatan dan kebanggaan besar yang mengangkat derajat pelaksanaan ibadah di wilayah Bontobila.

Kekhusyukan ibadah tersebut kian lengkap dan bermakna dengan kehadiran Ahmad Dg Tarang sebagai pemberi ceramah atau mubahliq pada kesempatan suci ini.

Dikenal sebagai penceramah yang sangat piawai serta berpengalaman, Ahmad Dg Tarang mampu mengemas materi ceramah dengan gaya bahasa yang santun, tegas, namun tetap menyentuh hati.

Ia menyampaikan pesan-pesan pokok Hari Raya Ied Adha, mulai dari makna pengorbanan, kepedulian sosial, hingga keteladanan Nabi Ibrahim AS, dengan cara yang mudah dipahami dan meresap ke dalam sanubari setiap jamaah.

Di dalam mesjid yang luas itu, terlihat suasana yang sangat tertib, damai, dan penuh keakraban antar umat beragama. Wajah-wajah warga yang hadir memancarkan rasa syukur dan kegembiraan karena dapat melaksanakan rukun sunnah ini secara berjamaah di dalam mesjid, melestarikan tradisi dan sunnah Rasulullah SAW.

Kehadiran dua tokoh pembawa acara ibadah yang berkompeten—baik imam maupun mubahliq—menjadi daya tarik utama yang membuat pelaksanaan sholat Ied tahun ini terasa lebih istimewa dan membekas dalam ingatan.

Banyak di antara jamaah yang mengaku merasa sangat beruntung dan bangga bisa menjadi bagian dari momen bersejarah ini. Mereka menilai, kombinasi antara suara imam yang mempesona dengan penyampaian ceramah yang penuh hikmah menjadi perpaduan sempurna yang memperkuat keimanan dan persaudaraan sesama umat Islam.

Mesjid menjadi saksi kebersamaan warga dalam merayakan kemenangan iman dan pengorbanan di bulan yang mulia ini.

Sebagai penutup rangkaian ibadah, suasana kehangatan terus terasa saat jamaah saling bermaaf-maafan dan bersalaman. Pelaksanaan sholat Ied Adha tahun 1447 Hijriah dimesjid Bontobila ini tercatat sebagai salah satu perhelatan ibadah yang paling berkesan, di mana keindahan suara, kearifan pesan, dan kebersamaan umat menyatu harmonis.

Peristiwa ini menjadi bukti nyata bahwa semangat beribadah dan melestarikan nilai-nilai agama senantiasa tumbuh subur dan dijaga dengan sangat baik oleh masyarakat Bontobila.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here