Beranda Berita Nasional Jembatan Tua Akses Bendung Danawarih Dinilai Tak Layak, Warga Desak Perbaikan Segera

Jembatan Tua Akses Bendung Danawarih Dinilai Tak Layak, Warga Desak Perbaikan Segera

20
0

Tegal, Buletin-News.com – Di tengah ramainya aktivitas proyek Bendung Danawarih di Kali Gung pada tahun 2025 lalu, serta rencana proyek lanjutan berupa restrukturisasi bendung dan perbaikan jembatan gantung akses Desa Sangkanjaya yang rusak akibat bencana alam, warga kini menyoroti kondisi infrastruktur lain yang tak kalah krusial.

Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah jembatan tua yang menjadi akses utama menuju lokasi proyek. Kondisi jembatan tersebut dinilai sudah tidak layak dan membahayakan pengguna jalan, terutama kendaraan bertonase besar.

Berdasarkan informasi dari warga pada 18 April 2026, sebut saja Amin, saat ini di area bendung sudah terdapat sekitar lima unit alat berat, termasuk ekskavator PC 200 yang telah berada di lokasi. Namun, akses menuju area tersebut justru menjadi kendala serius.

“Jembatan ini kondisinya sangat memprihatinkan, sempit dan berbahaya, apalagi untuk kendaraan besar. Tikungannya juga ekstrem,” ungkapnya.

Warga mengaku telah beberapa kali mengajukan permohonan perbaikan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tegal. Namun hingga kini belum ada tindak lanjut, dengan alasan jembatan tersebut masih menjadi kewenangan PUPR Kabupaten.

Selain itu, jembatan dengan lebar hanya sekitar 3 meter tersebut tidak memiliki pembatas di sisi kanan dan kiri, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan. Kondisi jalan menuju jembatan juga rusak, dengan medan tanjakan, turunan, serta tikungan tajam.

Tak hanya itu, sebagian ruas jalan berada di wilayah Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), yang hingga saat ini juga belum tersentuh program pelebaran maupun perbaikan.

Warga menilai akses jalan dan jembatan ini sangat vital, karena menunjang aktivitas proyek Bendung Kali Gung sekaligus menjadi jalur utama bagi masyarakat desa sekitar.

“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Tegal serius menangani masalah ini. Jangan sampai menunggu korban baru ada tindakan,” harap warga.

Hingga saat ini, masyarakat masih menunggu realisasi perbaikan atau renovasi jembatan yang dinilai sudah sangat mendesak tersebut.

(Slmt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here