Beranda Berita Nasional Orangtua Siswa Keluhkan Parcel MBG di SMPN Salukaili, Diduga Ayam Goreng Sudah...

Orangtua Siswa Keluhkan Parcel MBG di SMPN Salukaili, Diduga Ayam Goreng Sudah Membusuk

28
0

PASANGKAYU – sulbar. Buletin-news.com-Program pembagian paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri Salukaili, Kabupaten Pasangkayu, menuai keluhan dari sejumlah orangtua siswa. Keluhan tersebut muncul setelah diduga terdapat makanan berupa ayam goreng yang sudah tidak layak konsumsi dalam parcel yang dibagikan kepada siswa, Sabtu (14/3/2026).

Berdasarkan keterangan beberapa orangtua siswa, paket makanan yang diterima anak-anak berisi tempe, buah, kue bolu, dan ayam goreng. Namun pada beberapa parcel terakhir yang diterima siswa, ayam goreng tersebut diduga sudah membusuk, sehingga menimbulkan kekhawatiran bagi para orangtua.

Salah seorang orangtua siswa mengungkapkan kekhawatirannya terkait kualitas makanan yang diberikan kepada anak-anak di sekolah.

“Kami mempertanyakan kepada pengelola MBG yang melakukan pembagian di SMPN Salukaili agar lebih teliti dan melakukan kontrol yang baik. Jangan sampai makanan seperti ini justru membawa penyakit bagi anak-anak kami yang mengonsumsinya,” ujarnya.

Keluhan tersebut juga ramai menjadi sorotan di media sosial, setelah beberapa warga mengunggah informasi terkait dugaan makanan yang tidak layak konsumsi tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat (IJS) DPW Pasangkayu, A. Ansar, bersama tim melakukan peninjauan langsung guna memastikan kondisi di lapangan serta mengevaluasi kejadian tersebut.

Menurut Ansar, pihaknya akan menindaklanjuti temuan tersebut dengan berkoordinasi dengan dinas terkait, agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Kami dari IJS Sulbar DPW Pasangkayu akan menindaklanjuti dan melaporkan temuan ini kepada dinas terkait. Hal ini penting agar ada evaluasi terhadap pengelolaan MBG, sehingga tidak menimbulkan dampak buruk bagi siswa yang mengonsumsinya,” jelasnya.

Ia juga menegaskan pihaknya akan melakukan konfirmasi kepada instansi terkait guna mendapatkan penjelasan resmi mengenai proses pengawasan dan distribusi makanan dalam program MBG tersebut.

Diharapkan ke depan pengelolaan program makanan bagi siswa dapat diawasi lebih ketat, sehingga kualitas dan keamanan makanan yang diberikan benar-benar terjamin demi kesehatan para pelajar.

Red

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here