Beranda Berita Nasional Hilal Bawah Ufuk, Kemungkinan Hilal Awal Ramadhan Tak Terlihat

Hilal Bawah Ufuk, Kemungkinan Hilal Awal Ramadhan Tak Terlihat

97
0

Situbondo, Jawa Timur, Buletin-news.com – Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, bekerja sama dengan Badan Hisab Rukyat (BHR) Situbondo, melaksanakan Rukyatul Hilal awal Ramadhan 1447 Hijriah, Selasa (17/2/2026).

Ketua Badan Hisab Rukyat Situbondo, Irpan Hilmi mengatakan bahwa hilal untuk seluruh Indonesia berada di bawah ufuk dan tidak mungkin diobservasi sehingga hitungan Sya’ban digenapkan 30 hari atau istiqmal.

“Ketika hilal tidak terlihat maka penentuan awal Ramadhan 1447 Hijriah menggenapkan bulan Sya’ban menjadi 30 hari,” ujar Irpan Hilmi di sela memantau hilal di Pantai Kalbut, Desa Semiring, Kecamatan Mangaran.

Menurut Irpan Hilmi, penentuan awal Ramadhan 1447 Hijriah pada sidang Isbath yang akan dilakukan malam nanti, diperkirakan akan diputuskan pada tanggal 19 Februari 2026.

“Secara perkiraan, kalau hilal di bawah wukuf maka awal Ramadhan itu lusa atau hari Kamis,” tegasnya.

Meskipun hilal tidak terlihat, namun masyarakat diminta untuk menunggu hasil sidang Isbath yang dilakukan oleh pemerintah bersama dengan ormas Islam dan para ahli astronomi malam nanti.

“Misalkan ada yang mengaku melihat hilal, itu tidak akan diterima oleh pemerintah karena pada dasarnya, hilal tidak terlihat di seluruh Indonesia,” tegasnya.

Pantauan RRI, Rukyatul Hilal di Pantai Kalbut, Desa Semiring, Kecamatan Mangaran dihadiri oleh Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, Wakil Bupati Ulfiyah, PCNU, MUI, LDII, MGMP Fisika/ Komunitas Sky Lover Situbondo, dan beberapa universitas.

LP : Aan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here