Beranda Berita Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Brebes, Wabup Wurja Perintahkan Tanggap Darurat

Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Brebes, Wabup Wurja Perintahkan Tanggap Darurat

88
0

BREBES,JATENG-Buletin-News.com-Di tengah kepungan banjir yang merendam sejumlah wilayah, Wakil Bupati Brebes, Wurja, SE, turun langsung ke lapangan untuk memastikan keselamatan warga sekaligus menginstruksikan percepatan pembangunan tanggul darurat. Orang nomor dua di lingkungan Pemkab Brebes itu bergerak dari Kecamatan Losari, Wanasari, hingga Jatibarang, untuk menyerahkan bantuan dan memastikan langkah penanganan cepat di titik-titik rawan banjir, Kamis (12/2/2026).

 

Didampingi Plh Sekretaris Daerah, Kepala BPBD, serta Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPSDAPR), Wurja meninjau langsung empat desa di Kecamatan Losari yang terdampak banjir, yakni Desa Randusari, Pekauman, Losari Kidul, dan Losari Lor.

Di lokasi, Wurja menyerahkan bantuan berupa nasi bungkus dan mi instan kepada warga terdampak. Selain itu, Pemkab Brebes juga menyalurkan karung untuk mendukung pembangunan tanggul darurat sebagai langkah antisipasi luapan air susulan.

Usai dari Losari, rombongan bergerak ke Desa Sidamulya, Kecamatan Wanasari, untuk meninjau kondisi tanggul Sungai Pemali yang berada dalam situasi kritis. Tanggul yang sebelumnya masih menyisakan dua meter dari permukiman warga, kini tergerus arus deras dan hanya tersisa sekitar setengah meter.

“Tadi kita sudah berkoordinasi dengan instansi terkait agar secepatnya membuat tanggul darurat. Hal ini mengingat lokasi tanggul yang kritis dan membahayakan warga,” ujar Wurja.

Ia menjelaskan, tingginya intensitas hujan serta meningkatnya debit air Sungai Pemali mempercepat abrasi tanggul.

“Kalau dulu masih menyisakan dua meter, tapi sekarang hanya tinggal setengah meter dari permukiman warga. Jelas ini situasi yang membahayakan,” tuturnya.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Brebes, Ismawan Nur Laksono, menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi untuk pengiriman material guna membangun tanggul darurat menggunakan kayu dolken dan karung berisi pasir.

“Tadi kita sudah koordinasi untuk mengirim tiga dump truk pasir atau tanah guna pembuatan tanggul darurat,” ucapnya.

Setelah dari Wanasari, Wakil Bupati beserta rombongan melanjutkan peninjauan ke Dukuh Bayur, Desa Bojong, Kecamatan Jatibarang. Banjir di wilayah tersebut terjadi akibat hujan deras yang mengguyur Brebes pada Rabu (11/2/2026) malam, menyebabkan Kali Gondang meluap dan merendam ratusan rumah warga dengan ketinggian 50 hingga 100 sentimeter.

 

Air mulai masuk ke rumah warga secara tiba-tiba sejak Kamis dini hari, menyebabkan kepanikan warga yang bergegas menyelamatkan barang-barang berharga.

“Air masuk begitu cepat, kami hanya sempat memindahkan barang-barang penting,” ujar Suti (67), salah satu warga terdampak.

Meski air berangsur surut, pemerintah meminta masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Wakil Bupati Wurja bersama Kepala DPSDAPR, Sekretaris DPU Brebes, BPBD, Camat Jatibarang, PMI, dan Kepala Desa Bojong turun langsung memastikan kondisi warga.

“Kami memastikan kondisi warga aman dan melakukan langkah cepat untuk penanganan. Alhamdulillah, air sudah mulai surut, tapi kami tetap mengimbau masyarakat agar siaga,” ucap Wurja.

Camat Jatibarang, Rade Andriana Younansyah, mengakui bahwa banjir di Dukuh Bayur merupakan persoalan berulang setiap musim hujan akibat luapan Kali Gondang.

“Setiap kali hujan deras, air sungai meluap ke permukiman. Kami bersama pemerintah desa dan relawan akan berupaya melakukan langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa petugas dan relawan terus memantau kondisi sungai serta bersiaga menghadapi kemungkinan peningkatan debit air.

 

Lp.DWI.R

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here