Beranda Berita Nasional Ketua DPW LSM MAPANKAN Sulsel Soroti Menu MBG Salah Satu Sekolah Di...

Ketua DPW LSM MAPANKAN Sulsel Soroti Menu MBG Salah Satu Sekolah Di Gowa: “Semakin Tidak Masuk Akal, Diduga Ada Keserakahan Pengelola

206
0

Gowa, Buletin-news.com || Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) MAPANKAN Sulawesi Selatan, Ridwan Makkulau, dengan tegas menyuarakan kekecewaannya terhadap implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Gowa.

Menurut Ridwan, kualitas menu yang disajikan dalam program tersebut “semakin hari semakin tidak masuk akal” dan jauh dari harapan akan gizi yang memadai.

Dalam pernyataannya, Ridwan Makkulau menyoroti bahwa program MBG, yang seharusnya bertujuan untuk menyediakan asupan gizi yang layak bagi siswa, justru menampilkan menu yang dipertanyakan kualitasnya.

“Seharusnya, menu yang disajikan ini betul-betul bergizi, atau paling tidak diuangkan saja selama bulan Ramadhan,” ujar Ridwan, menyiratkan bahwa kondisi saat ini tidak sesuai dengan esensi program Senin,(23/02/2026).

Kekesalan Ridwan tidak hanya tertuju pada kualitas menu, tetapi juga pada pengelolaan program secara keseluruhan. Ia secara terang-terangan menyampaikan kritik tajam terhadap Badan Gizi Nasional, yang dinilainya kurang dalam pengawasan.

Lebih lanjut, Ridwan secara terang-terangan menduga adanya motif keserakahan dari pihak pengelola. “Ini bukan lagi soal efisiensi, tapi sudah ada indikasi pengelola yang terlalu serakah ingin mengambil keuntungan yang sangat besar, sehingga kualitas dan gizi anak-anak menjadi korban,” tegas Ridwan, mempertegas bahwa ada dugaan penyalahgunaan anggaran dalam program ini.

“Pengelolaan dari Badan Gizi Nasional seolah kurang pengawasan, ini sangat disayangkan,” tambahnya.

Melihat kondisi ini, Ridwan Makkulau bahkan tidak ragu untuk menyerukan agar program MBG dihentikan jika tidak ada perbaikan yang signifikan. “Kalau perlu, program ini dihentikan saja jika tidak bisa menjamin gizi anak-anak kita. Lebih baik fokus pada program lain yang lebih efektif,” tegasnya.

Pernyataan ini diharapkan menjadi perhatian serius bagi pihak-pihak terkait, khususnya Pemerintah Kabupaten Gowa dan Badan Gizi Nasional, untuk segera mengevaluasi dan memperbaiki pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis demi memastikan hak anak-anak atas gizi yang layak terpenuhi.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here