Beranda Berita Nasional Jalan Raya Bumiharja-Kalijambe-Mindaka Rusak Berat, Macet dan Berbahaya Pasca Hujan

Jalan Raya Bumiharja-Kalijambe-Mindaka Rusak Berat, Macet dan Berbahaya Pasca Hujan

85
0

Tegal,Buletin-news.com || Jalan raya yang menghubungkan Bumiharja, Kalijambe, dan Mindaka, tepatnya di wilayah Desa Kalijambe, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, kini berada dalam kondisi memprihatinkan setelah hujan lebat melanda. Jalan yang menjadi akses utama ini hancur parah, dipenuhi lobang, dan menyebabkan kemacetan serta kekacauan lalu lintas bagi pengguna kendaraan roda dua dan roda empat.

Seperti diungkapkan Rudi, warga Desa Kalijambe, jalan ini sudah lama tidak mendapatkan perbaikan yang menyeluruh. Kondisi ini semakin terasa oleh penulis yang tinggal di depan jalan tersebut, yang merasakan langsung keprihatinan akibat ketidaknyamanan dan risiko kecelakaan yang terus meningkat. “Jalan sana sini berlobang, payah pokoknya,” ujar Rudi dengan nada khawatir (2/01/2026).

Perkembangan rusaknya jalan terfokus pada ruas sepanjang kurang lebih 200 meter dari Pedukuhan Jenggul ke Pedukuhan Tangil, sedangkan ruas dari Jenggul ke Bumiharja hanya pernah mendapatkan perbaikan parsial. Sebagai jalan penghubung menuju jalan lintas utama kabupaten, kondisi jalan yang hancur di kedua sisi dan memiliki lereng curam menimbulkan ketakutan, terutama bagi kendaraan muatan yang khawatir terjeblos atau terguling dengan akibat fatal.

Wawan, seorang warga lain, menambahkan bahwa sudah banyak korban berjatuhan di jalan ini, terutama pengendara roda dua yang terjatuh saat menghindari lobang yang tidak terlihat akibat tergenang air pasca hujan. Kondisi ini diperparah oleh kurangnya penerangan jalan, membuat risiko kecelakaan semakin tinggi terutama pada malam hari.

Kekesalan warga semakin memuncak akibat kurangnya perhatian dari pemerintah kabupaten. Ujang, warga Tangil, mengungkapkan ancaman warga untuk menanam pohon pisang di jalan jika tidak segera ada tindakan perbaikan. Langkah ini dianggap sebagai bentuk protes terhadap keterlambatan penanganan masalah yang telah berlangsung lama.

Kondisi jalan yang rusak dan berbahaya ini telah mengganggu aktivitas sehari-hari warga dan mengganggu arus lalu lintas. Warga mengakui bahwa hujan lebat baru-baru ini memperparah kerusakan, namun akar masalah terletak pada kurangnya perawatan dan perbaikan yang terencana.

Masyarakat Desa Kalijambe mengajukan permintaan tegas agar anggaran perbaikan jalan segera direalisasikan tahun ini. Harapannya, pemerintah kabupaten segera bertindak untuk memulihkan akses yang aman dan nyaman, serta mencegah terjadinya kecelakaan yang lebih parah di masa depan.

(Laporan: Slamet)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here