Beranda Berita Nasional Hadapi Dinamika Kamtibmas, Polda Jateng Latih Personel Lewat Simulasi Sispamkota

Hadapi Dinamika Kamtibmas, Polda Jateng Latih Personel Lewat Simulasi Sispamkota

15
0

Semarang, Buletin-news.com – Situasi tegang sempat terlihat di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (27/4/2026) pagi, saat sekelompok massa melakukan aksi unjuk rasa dengan membawa spanduk dan menyuarakan tuntutan. Namun, kondisi tersebut bukanlah kejadian nyata, melainkan bagian dari simulasi pengamanan aksi yang digelar oleh Polda Jawa Tengah dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan personel menghadapi dinamika kamtibmas.

Dalam simulasi tersebut, barisan Polri menampilkan tahapan penanganan aksi unjuk rasa secara lengkap. Dimulai dari pendekatan humanis oleh Polwan negosiator yang berupaya meredam emosi massa dengan komunikasi persuasif, hingga penguatan oleh Dalmas Awal dan Dalmas Lanjut saat situasi mulai memanas.

Ketika eskalasi meningkat dan massa mulai bertindak anarkis melalui aksi dorong-dorongan, pembakaran, serta pelemparan, Tim Raimas bergerak cepat melakukan penguraian. Selanjutnya, Kompi PHH Satbrimob mengambil alih kendali dengan tindakan tegas dan terukur untuk mengamankan situasi serta menangkap provokator.

Kegiatan simulasi ini berlangsung pada pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Latif Usman, para pejabat utama, 35 Kapolres jajaran se-Jawa Tengah, serta perwakilan instansi terkait.

Dalam keterangannya, Wakapolda menegaskan bahwa pelatihan ini bertujuan memastikan seluruh personel memahami kapan harus mengedepankan pendekatan humanis dan kapan harus bertindak tegas secara profesional.

“Pelatihan ini memastikan bahwa setiap anggota paham kapan harus bersikap humanis dan kapan harus bertindak tegas secara profesional. Kehadiran para Kapolres juga untuk menyamakan standar pengamanan di seluruh wilayah Jawa Tengah,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa simulasi ini bukan sekadar latihan, melainkan bagian dari upaya menyatukan persepsi dan standar operasional di lapangan agar seluruh jajaran mampu bertindak konsisten dalam setiap situasi.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menegaskan bahwa pengamanan aksi unjuk rasa merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, melalui latihan yang realistis dan terstruktur, diharapkan seluruh personel semakin siap dalam mengawal penyampaian aspirasi publik tanpa mengabaikan stabilitas keamanan.

“Polri hadir untuk memastikan setiap warga negara dapat menyampaikan aspirasinya dengan aman dan tertib. Melalui latihan ini, kami ingin memastikan seluruh personel mampu bertindak profesional, humanis, dan terukur sesuai situasi di lapangan,” pungkasnya.

LP: Team Liputan Jateng

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here