Beranda Berita Nasional Kabar Baik untuk Pecinta Telur! Makan 1 Butir Seminggu Bisa Turunkan Risiko...

Kabar Baik untuk Pecinta Telur! Makan 1 Butir Seminggu Bisa Turunkan Risiko Alzheimer

27
0

buletin-news.com || Sebuah studi terbaru menemukan fakta mengejutkan tentang telur dan kesehatan otak.

Siapa sangka, bahan makanan sederhana ini menyimpan kekuatan luar biasa untuk melindungi memori di usia tua.

Para peneliti dari Rush Memory and Aging Project di Amerika Serikat baru saja merilis temuan yang menggembirakan.

Menurut studi observasional yang melibatkan 1.024 lansia dengan rata-rata usia 81 tahun, kebiasaan mengonsumsi setidaknya satu butir telur per minggu dapat menurunkan risiko terkena penyakit Alzheimer hingga 47 persen.

Alzheimer adalah penyakit degeneratif otak progresif yang menjadi penyebab utama demensia (60-80 persen kasus), ditandai dengan penurunan daya ingat, kemampuan berpikir, dan perubahan perilaku

“Angka ini sangat signifikan, terutama jika dibandingkan dengan mereka yang jarang atau hampir tidak pernah makan telur,” demikian dikutip dari laporan yang dipublikasikan di The Journal of Nutrition pada 2024.

Rahasia manfaat luar biasa ini terletak pada kolin (choline), nutrisi penting yang banyak ditemukan di kuning telur.

Kolin berperan vital dalam produksi asetilkolin, yaitu zat kimia otak yang bertugas mendukung memori dan fungsi kognitif.

Para peneliti mengungkapkan bahwa kolin menyumbang sekitar 39 persen dari efek perlindungan terhadap kerusakan otak.

Tak hanya itu, telur juga kaya akan omega-3, lutein, berbagai vitamin, dan protein yang semuanya berkontribusi menjaga kesehatan otak.

Studi yang berlangsung rata-rata selama 6,7 tahun ini mencatat bahwa sekitar 27 persen peserta didiagnosis menderita Alzheimer.

Namun, tim peneliti melakukan pemeriksaan lebih lanjut melalui autopsi otak pada sebagian peserta yang meninggal.

Hasilnya? Mereka yang rutin makan telur menunjukkan penumpukan protein beracun (amiloid dan tau) yang jauh lebih sedikit di otak

Penumpukan protein inilah yang selama ini dikenal sebagai pemicu utama kerusakan saraf pada penderita Alzheimer.

Pertanyaan selanjutnya: apakah makan dua butir atau lebih per minggu akan memberikan perlindungan ekstra?

Menurut penelitian, konsumsi dua butir telur atau lebih per minggu menunjukkan manfaat yang serupa, namun tidak memberikan peningkatan perlindungan yang signifikan secara statistik.

Artinya, cukup satu butir telur per minggu sudah memberikan efek optimal.

Para peneliti mengingatkan bahwa studi ini bersifat observasional, bukan uji klinis acak. Dengan kata lain, hubungan antara makan telur dan rendahnya risiko Alzheimer baru sebatas korelasi, bukan bukti sebab-akibat yang mutlak.

Namun, tim peneliti telah menyesuaikan berbagai faktor lain seperti usia, pendidikan, gaya hidup, aktivitas fisik, hingga pola makan secara keseluruhan. Artinya, manfaat dari telur cukup kuat meskipun faktor-faktor tersebut sudah diperhitungkan.

Penelitian ini menambah bukti bahwa telur—terutama kuningnya—bisa menjadi bagian dari pola makan sehat untuk mendukung kesehatan otak di usia lanjut. Meski begitu, jangan lupa untuk tetap mengombinasikannya dengan gaya hidup sehat lainnya: rutin olahraga, tidur cukup, dan perbanyak sayur serta buah.

Bagi Anda yang memiliki kondisi kesehatan khusus, seperti kolesterol tinggi, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum mengubah pola makan.

Yang jelas, telur kembali membuktikan diri sebagai “makanan otak” yang terjangkau, lezat, dan padat gizi. Jadi, masih ragu untuk menyantap telur minggu ini?

LP : Red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here