Jepara, buletin-news.com – Di balik kelancaran ibadah haji 2026, ada tangan-tangan terampil warga Jepara yang bekerja keras. Subandi (53), pria asal Desa Bakalan, Kecamatan Kalinyamatan ini , sukses geluti pembuatan gelang haji .
Saat ini tengah menyelesaikan pesanan sebanyak 226 ribu gelang identitas untuk jemaah haji di 22 embarkasi seluruh Indonesia.
Bukan gelang biasa. Subandi memproduksi gelang berbahan stainless steel 304 2B 1,2 MM impor dari Jepang. Anti karat dan tahan api.
“Kalau terbakar, identitas di gelang tetap terbaca. Kalau kena air malah makin mengkilap,” ujarnya Rabu ( 8/4/2026 )
Sejak awal Ramadan ia sudah mulai mengerjakan pedanan , progresnya kini mencapai 80 persen.
Setiap gelang memuat informasi lengkap: nama negara, kode embarkasi, kloter, nomor paspor, maktab, bendera negara, nama jemaah, hingga tahun keberangkatan.
Prosesnya panjang: potong bahan baku ukuran 4×8 feet, amplas halus, sablon, oven, cetak nama, potong per gelang ukuran 20 cm, finishing brasso, lipat kuncian, hingga packing per embarkasi.
Subandi sudah 17 tahun menekuni usaha ini sejak 2009.
Usaha ini bukan hanya rezeki bagi Subandi. Setidaknya 300 pekerja dari lima desa di Kabupaten Jepara terlibat.
Sebagian besar adalah pedagang jajanan ringan yang omzetnya sepi saat Ramadan.
“Adanya pesanan gelang ini tentu membantu perekonomian mereka ,” ujarnya .
Subandi berkomitmen menjaga kualitas dan ketepatan waktu.
Dengan 226 ribu gelang meluncur ke 22 embarkasi, Subandi membuktikan bahwa pengusaha kecil di Jepara mampu mengerjakan pesanan skala nasional sekaligus menyejahterakan ratusan warganya.
LP : Red























