Beranda Berita Nasional Dua Prajurit Indonesia Gugur, Dua Lain dalam Kondisi Kritis dalam Serangan di...

Dua Prajurit Indonesia Gugur, Dua Lain dalam Kondisi Kritis dalam Serangan di Lebanon

74
0

Beriut, Libanon, Buletin-news.com || Dengan rasa sangat dalam duka cita dan penuh kehormatan, kami menginformasikan bahwa dua prajurit Tugas Bantuan Perdamaian (TFB) Indonesia dalam Misi PBB di Lebanon telah gugur sebagai korban serangan yang terjadi pada perjalanan penjemputan jenazah rekan sesama prajurit. Selain itu, dua prajurit lainnya dalam kondisi kritis dan sedang mendapatkan perawatan medis intensif, minggu (29/03/2026).

Yang gugur adalah Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar (Akmil 2015) dari Satuan Grup 2 Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dan Sersan Tamtama Infanteri Ichwan. Kapten Zulmi dan Sertu Ichwan merupakan bagian dari tim yang sedang melaksanakan tugas penjemputan jenazah Alm Praka Fahrizal Romadhon untuk dibawa ke fasilitas medis pusat (Cinmed 7-2) guna dilakukan proses penyimpanan sementara dan penyelidikan kejadian sebelumnya.

Insiden terjadi ketika kendaraan High Mobility Light Tactical Vehicle (HMLTV) yang dikendarai tim mengalami ledakan yang diduga berasal dari ranjau darat. Menurut informasi awal dari anggota tim yang selamat, kendaraan depan kolom mengalami ledakan dan langsung terbakar hebat. Anggota tim yang berada di bagian luar kendaraan berhasil keluar dengan kondisi luka, namun dua prajurit yang berada di dalam kabin tidak dapat diselamatkan akibat tingkat kerusakan kendaraan dan intensitas api yang tinggi.

Pada saat kejadian, lokasi sekitar titik insiden (TKP) terus dihujani tembakan mortir, sehingga proses pengambilan jenazah tidak dapat dilakukan secara langsung. Tim Pasukan Pengaman Cepat (QRT) dari TFA dan TFB sedang berkoordinasi erat dengan pihak berwenang Misi PBB untuk mendapatkan izin pergerakan dan memastikan keamanan sebelum melakukan evakuasi jenazah dari lokasi kejadian.

Dua prajurit lainnya yang mengalami luka berat telah berhasil tiba di Cinmed 7-2 dan akan segera dievakuasi ke rumah sakit pusat di Beirut untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Mereka adalah Letnan Dua Infanteri Sultan dan Prajurit Kadet Infanteri Deni. Kondisi keduanya diperkirakan membutuhkan perawatan khusus dan pemantauan intensif dari tim medis spesialis.

Tim yang berada dalam kendaraan kedua kolom terdiri dari Praka Iqbal, Praka Zakaria, dan Praka Ulil dalam kondisi aman. Mereka turut membantu proses evakuasi korban luka dan koordinasi dengan pihak berwenang setempat setelah insiden terjadi. Seluruh anggota tim TFB Indonesia tetap dalam kondisi siap dan menjalankan tugas dengan penuh profesionalisme meskipun harus menghadapi situasi yang sangat sulit.

Kepada keluarga besar prajurit yang gugur dan cedera, kami sampaikan ucapan belasungkawa yang dalam. Semoga roh kedua prajurit yang telah berkorban jiwanya untuk perdamaian dunia ditempatkan di sisi yang mulia oleh Allah SWT. Kami juga berdoa semoga para prajurit yang cedera segera mendapatkan kesembuhan penuh dan dapat kembali bergabung dengan tugas serta keluarga mereka.

Komentar resmi mengenai penyelidikan lebih lanjut akan diberikan setelah informasi yang valid dan lengkap terkumpul dari pihak berwenang Misi PBB dan otoritas lokal. Tugas Bantuan Perdamaian Indonesia akan terus menjalankan mandatnya dengan penuh tanggung jawab, sekaligus memastikan keselamatan dan kesejahteraan seluruh anggota yang bertugas di medan.

Laporan: Aspar rahman Koptu Mar (Kav) NRP 111880
Catam AL 2007 pertama
Korps marinir letting 112
DUTUSA 🇮🇩
satgas KONGA XXIII-R 2024-2025
Satuan:
Yonmarhanlan VI Makassar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here