PINRANG, Buletin-news.com — Semangat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia kembali menggema di Guru Bua, Kabupaten Pinrang.
Mushollah Arrahman Guru Bua akan menggelar Festival Perayaan Maulid Kemerdekaan, sebuah kegiatan yang memadukan nilai keagamaan, semangat nasionalisme, kreativitas masyarakat, serta kebersamaan warga.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Halaman Mushollah Arrahman Guru Bua, Minggu, 20 September 2026, mulai pukul 16.00 WITA.
Mengusung tema “Merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Semangat Kemerdekaan dalam Kebersamaan”, festival ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menghidupkan tradisi masyarakat dalam suasana peringatan Maulid Nabi dan kemerdekaan.
Salah satu agenda utama yang menjadi daya tarik festival adalah Lomba Kaddo Minyak Kemerdekaan, tradisi unik yang dikemas secara kreatif dan melibatkan partisipasi masyarakat.
Ketua Panitia, Julianto, SE, mengatakan lomba tersebut terbagi dalam tiga kategori.
Pertama, Kaddo Minyak Kreatif, dengan penilaian meliputi kreativitas, hiasan, serta keunikan.
Kedua, Menghias Pohon Telur, yang akan dinilai berdasarkan kerapian, keindahan, dan komposisi.
Ketiga, Kaddo Minyak Paling Banyak dan Paling Besar, dengan penilaian berdasarkan jumlah serta ukuran.
“Hadiah yang kami siapkan totalnya puluhan juta rupiah. Juara pertama mendapatkan Rp10 juta, juara kedua Rp7,5 juta, dan juara ketiga Rp5 juta. Selain itu, ada Piala Bergilir Bupati Pinrang serta kompensasi menarik bagi peserta,” ujar Julianto.
Menurutnya, festival tersebut bukan semata-mata perlombaan, tetapi menjadi ruang bagi masyarakat untuk mempererat persaudaraan dan melestarikan tradisi lokal.
Pihak panitia juga membuka kesempatan kepada masyarakat untuk berpartisipasi. Pendaftaran dibuka mulai 10 Agustus 2026 hingga 15 September 2026 pukul 17.00 WITA.
Julianto mengajak masyarakat Guru Bua dan wilayah sekitarnya untuk turut menyukseskan kegiatan tersebut.
“Mari kita hidupkan Maulid Nabi Muhammad SAW dan semangat kemerdekaan melalui kebersamaan, kreativitas, dan silaturahmi. Semoga kegiatan ini menjadi momentum yang membawa keberkahan bagi kita semua,” pungkasnya.
Festival ini diharapkan dapat menjadi salah satu wadah kebersamaan masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai religius, nasionalisme, dan kecintaan terhadap tradisi lokal di Kabupaten Pinrang.






















