Maros, Buletinnews.com – Keluarga besar LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Kabupaten Maros memberikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Abd Azis, S.E., S.H., Ketua Distrik GMBI Gowa, atas keberhasilannya meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Sawerigading Makassar.
Momentum wisuda yang berlangsung di Sandeg A Ballroom Hotel Claro Makassar, Rabu (19/11/2025), menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh jajaran GMBI.
Ketua Distrik GMBI Kabupaten Maros, Muh. Ali Sakti A.Md., C.LA-D, yang akrab disapa Kanda Ali, menyampaikan dukungan organisasi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, hal ini adalah bagian dari komitmen GMBI dalam menghadirkan kader yang berintegritas, profesional, dan memiliki kemampuan analitis dalam dinamika hukum dan sosial masyarakat.
“Atas nama LSM GMBI Distrik Kabupaten Maros, kami mengucapkan selamat atas prestasi akademik yang diraih oleh saudara Abd Azis,” ujar Kanda Ali. “Semoga gelar Sarjana Hukum ini dapat berdaya guna bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.”
Kanda Ali menambahkan bahwa gelar ini bukan sekadar simbol akademik, melainkan wujud kesiapan untuk mengabdi lebih besar. Ia berharap Abd Azis mampu menjadi motor penggerak perubahan positif, menginspirasi kader lainnya, serta membawa energi kebaikan bagi sesama.
GMBI Maros berharap keberhasilan ini dapat memotivasi seluruh kader di Indonesia untuk terus meningkatkan kapasitas pendidikan, kompetensi hukum, kemampuan advokasi, serta peran sosial kemasyarakatan.
Ketua Wilter Sulsel LSM GMBI juga menyampaikan ucapan selamat dan menilai bahwa pencapaian Abd Azis merupakan bukti konsistensi dan komitmen dalam meningkatkan kapasitas diri di tengah tuntutan organisasi.
“Gelar ini kami harapkan dapat memperkuat kemampuan advokasi, memperluas wawasan hukum, dan meningkatkan kualitas pelayanan sosial yang dijalankan oleh GMBI,” ungkap Ketua Wilter Sulsel.
GMBI Distrik Maros menegaskan bahwa pihaknya akan selalu mendukung langkah-langkah pengembangan diri kader, terutama yang berkaitan dengan pendidikan hukum, kepemimpinan, dan pembinaan masyarakat. Organisasi percaya bahwa peningkatan kualitas kader adalah fondasi utama dalam menghadapi tantangan sosial, hukum, dan kebangsaan.























