MAKASSAR, Buletin-news.com – 8 September 2026 — Pemerintah Kota Makassar terus berupaya meringankan beban masyarakat melalui berbagai kebijakan pelayanan publik. Salah satunya dengan memperluas kebijakan pembebasan pembayaran iuran sampah bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Makassar dalam sambutannya pada Pesta Rakyat yang digelar di wilayah Kecamatan Mariso, Kota Makassar. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Pesta Rakyat yang sebelumnya dan malam itu juga menyasar masyarakat di Kecamatan Makassar dan Kecamatan Mariso.
Dalam sambutannya, Wali Kota menjelaskan bahwa kebijakan pembebasan iuran sampah sebelumnya diberikan kepada masyarakat dengan daya listrik rumah tangga 450 hingga 900 VA. Tahun ini, kebijakan tersebut diperluas hingga masyarakat dengan daya listrik sampai 1.300 VA.
“Artinya, mulai dari 450 VA sampai dengan 1.300 VA mendapatkan pembebasan pembayaran iuran sampah,” ujar Wali Kota dalam sambutannya.
Khusus di Kecamatan Mariso, kebijakan tersebut diperkirakan akan memberikan manfaat kepada kurang lebih 7.000 rumah yang dibebaskan dari pembayaran iuran sampah.
Namun, pembebasan tersebut disertai dengan kewajiban masyarakat untuk melakukan pemilahan sampah.
“Pembayaran iuran sampah ini bebas kalau sampahnya juga dipilah,” tegasnya.
Menurutnya, pemilahan sampah merupakan bagian penting dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri sehingga diperlukan keterlibatan aktif seluruh masyarakat.
Ia mengajak masyarakat untuk melihat kebersihan lingkungan sebagai bentuk tanggung jawab bersama sekaligus warisan bagi generasi mendatang.
“Kita ingin memberikan warisan kepada generasi kita yang akan datang berupa kota yang bersih, kota yang indah, kota yang hijau dan kota yang sehat,” katanya.
Selain persoalan kebersihan, dalam sambutannya Wali Kota juga memberikan apresiasi kepada para pekerja kebersihan, pengemudi kendaraan operasional kebersihan, serta tokoh masyarakat yang selama ini turut membantu pemerintah menjaga kebersihan dan lingkungan.
Ia menyebut para petugas kebersihan memiliki peran penting karena setiap hari bekerja sejak pagi untuk menjaga lingkungan dan mendukung berbagai program pemerintah.
Pemerintah Kota Makassar, lanjutnya, juga berencana memberikan apresiasi yang lebih besar kepada masyarakat yang dinilai memiliki kepedulian nyata terhadap lingkungan.
Apresiasi tersebut direncanakan diberikan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kota Makassar pada November mendatang.
Tidak hanya masyarakat secara individu, pemerintah juga akan memberikan penghargaan kepada RT/RW, kelurahan, dan kecamatan yang dinilai memiliki kinerja serta kepedulian terbaik dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dan lingkungan.
“Akan ada RT/RW terbaik, kelurahan terbaik, kecamatan terbaik, dan beberapa personal yang mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat, khususnya dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dan kegiatan-kegiatan lingkungan,” jelasnya..
Di akhir sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat untuk terus membangun kepedulian terhadap kebersihan dan menjadikan pemilahan sampah sebagai kebiasaan sehari-hari.
Menurutnya, keberhasilan menjaga kebersihan Kota Makassar bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat.
“Makassar adalah rumah kita bersama. Mari kita jaga dan rawat bersama untuk generasi yang akan datang.”





















