Takalar. Buletin-news.com – Suasana penuh haru, kebanggaan, dan rasa syukur menyelimuti Lapangan UPT SDN 186 Inpres Bontoa, Desa Mangindara, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar, Sabtu (20/6/2026), saat digelarnya acara Pelepasan Siswa Kelas VI Tahun Ajaran 2025/2026.
Momentum istimewa tersebut bukan sekadar seremoni perpisahan, melainkan menjadi saksi perjalanan panjang enam tahun penuh perjuangan, pembelajaran, dan pengabdian para pendidik dalam membentuk karakter serta masa depan anak-anak bangsa.
Acara dihadiri oleh Kepala Desa Mangindara sekaligus Ketua Komite UPT SDN 186 Inpres Bontoa, H. Syafaruddin Dg. Mangka, Imam Desa Mangindara, Ketua K3S Galesong Selatan, Kepala UPT SDN 186 Inpres Bontoa Nurzaman Maro Dg. Tarang, S.Pd, jajaran dewan guru, staf sekolah, orang tua siswa, serta para tamu undangan.
Dalam sambutannya, H. Syafaruddin Dg. Mangka menegaskan bahwa generasi muda merupakan aset berharga yang harus dijaga bersama. Ia mengajak seluruh siswa untuk terus belajar, menjaga akhlak, menghormati orang tua dan guru, serta menjauhkan diri dari rokok, narkoba, dan berbagai bentuk pergaulan negatif yang dapat merusak masa depan.
“Hari ini kalian meninggalkan bangku sekolah dasar, namun jangan pernah meninggalkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, dan semangat belajar. Jadilah generasi yang membanggakan keluarga, masyarakat, dan bangsa,” pesannya.
Kemeriahan acara semakin terasa melalui berbagai penampilan seni yang dipersembahkan para siswa, mulai dari tarian tradisional hingga pertunjukan kreativitas yang dibawakan oleh peserta didik dari kelas II hingga kelas VI. Riuh tepuk tangan dan sorak bangga dari para orang tua menjadi bukti apresiasi atas bakat dan kerja keras anak-anak mereka.
Namun, di balik kemeriahan tersebut, tersimpan suasana yang begitu mengharukan. Saat perwakilan guru, Satriani, S.Pd., Gr., Dg. Nginga, menyampaikan pesan dan kesan, air mata tak mampu dibendung. Dengan suara bergetar, ia mengenang perjalanan panjang mendampingi para siswa sejak hari pertama mereka mengenakan seragam sekolah hingga kini siap melangkah menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Keakraban yang telah terjalin selama enam tahun, canda tawa di ruang kelas, serta perjuangan bersama dalam proses belajar menjadi kenangan yang akan selalu tersimpan dalam hati para guru maupun siswa.
Suasana emosional semakin mendalam ketika diputar video dokumentasi perjalanan para siswa sejak kelas I hingga kelas VI. Rekaman berbagai kegiatan belajar, bermain, mengikuti perlombaan, hingga video simulasi cita-cita mereka di masa depan membuat banyak guru dan orang tua tak kuasa menahan haru.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala UPT SDN 186 Inpres Bontoa, Nurzaman Maro Dg. Tarang, S.Pd, juga menyampaikan pesan penting kepada seluruh orang tua agar lebih bijaksana dalam mengawasi penggunaan telepon genggam atau gadget oleh anak-anak.
Menurutnya, perkembangan teknologi harus menjadi sarana untuk menambah ilmu pengetahuan, bukan justru menjadi ancaman bagi pembentukan karakter dan masa depan generasi muda.
“Peran keluarga sangat penting dalam mendampingi anak di era digital. Berikan batasan penggunaan gadget, awasi aktivitas mereka, dan arahkan agar teknologi digunakan untuk belajar serta mengembangkan potensi diri,” tegasnya.
Acara pelepasan tersebut menjadi penutup indah perjalanan pendidikan dasar para siswa SDN 186 Inpres Bontoa. Lebih dari sekadar perpisahan, kegiatan ini menjadi momentum lahirnya harapan baru bahwa anak-anak yang hari ini dilepas akan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, berakhlak mulia, serta mampu mengharumkan nama keluarga, sekolah, daerah, dan Indonesia di masa yang akan datang.
“Selamat melangkah, anak-anak hebat. Terbanglah setinggi cita-citamu, namun jangan pernah lupakan sekolah yang telah menjadi tempat pertama menempa ilmu, karakter, dan mimpi-mimpimu.”
Laporan. Dg puji





















