Beranda Berita Nasional Ketua LSM GMBI Distrik Luwu Desak Polres Luwu Segera Tangkap Pelaku Pengeroyokan...

Ketua LSM GMBI Distrik Luwu Desak Polres Luwu Segera Tangkap Pelaku Pengeroyokan dan Pembusuran di Tanarigella

197
0

Luwu, Buletin-news.com — Ketua LSM GMBI Distrik Luwu, Andi Wahab Nasir Sappo, mendesak pihak Polres Luwu agar segera menangkap terduga pelaku pengeroyokan, pengancaman menggunakan senjata tajam jenis papporo’, busur, dan parang, serta pengrusakan sepeda motor yang dialami oleh anaknya, Dimas Wahyu Pratama.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat dini hari, 20 Februari 2026, sekitar pukul 03.00 WITA. Saat itu, Dimas Wahyu Pratama tengah dalam perjalanan dari Kota Palopo menuju kediamannya di Desa Tanarigella, Dusun Campae, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu.

Berdasarkan keterangan korban, insiden terjadi tidak jauh dari rumahnya, sekitar 100 meter dari kediamannya. Dalam perjalanan tersebut, ia tiba-tiba dihadang oleh sekelompok orang yang diduga berjumlah beberapa orang dengan wajah tertutup sarung. Saat korban menghentikan kendaraannya, para pelaku langsung melakukan pengeroyokan menggunakan senjata tajam.

Korban juga mengaku diancam menggunakan busur dan papporo’, sementara para pelaku lainnya membawa parang. Selain melakukan kekerasan fisik, sepeda motor yang dikendarai korban turut dirusak sebelum para pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian.

Andi Wahab Nasir Sappo menyampaikan bahwa kejadian ini bukan satu-satunya insiden yang terjadi di lokasi tersebut. Pada malam harinya, sekitar pukul 21.30 WITA, seorang warga Kota Palopo bernama Hendra yang melintas di tempat yang sama juga menjadi korban pembusuran oleh orang tak dikenal. Hendra dilaporkan terkena anak panah pada bagian samping belakang kiri tubuhnya.

Dua kejadian dalam rentang waktu berdekatan dan di lokasi yang sama ini dinilai sangat meresahkan masyarakat. Pihak keluarga besar LSM GMBI Distrik Luwu berharap aparat kepolisian segera mengambil langkah tegas untuk mengungkap dan menangkap para pelaku.

“Kami berharap kepada Kapolres Luwu agar segera menangkap para pelaku. Bukan hanya kejadian yang dialami anak kami, tetapi juga warga Palopo yang melintas turut menjadi korban pembusuran di lokasi yang sama. Ini sudah sangat meresahkan dan tidak bisa dibiarkan,” tegas Andi Wahab Nasir Sappo.

Ia menegaskan bahwa penegakan hukum yang cepat dan profesional sangat dibutuhkan guna mengembalikan rasa aman di tengah masyarakat serta mencegah terulangnya aksi kekerasan serupa di wilayah Kecamatan Bua.

Pihak keluarga berharap kasus ini dapat segera diungkap secara tuntas, para pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku, dan situasi keamanan di Desa Tanarigella kembali kondusif sehingga masyarakat dapat beraktivitas tanpa rasa takut.

Tim. Red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here